Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Friday, August 2, 2013

Polres Madiun Memetakan Daerah Rawan Jalur Mudik Lebaran

Polres Madiun Memetakan Daerah Rawan Jalur Mudik Lebaran - Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur, mulai memetakan sejumlah daerah yang dianggap rawan di wilayah hukumnya sebagai persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2013.

�Pemetaan daerah tersebut meliputi daerah rawan kecelakaan lalu lintas, rawan krimilaitas, dan juga rawan kemacetan yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik saat lebaran nanti,� ujar Kapolres Madiun AKBP Yusuf, kepada wartawan, Senin.

Menurut dia, sesuai hasil pemetaan yang ada, jalur mudik di wilayah Polres Madiun yang rawan kecelakaan lalu lintas terdapat di sepanjang jalur Madiun-Surabaya dan Madiun-Ponorogo.

�Untuk jalur Madiun-Surabaya tergolong rawan kecelakaan angkutan umum, sedangkan jalur Madiun-Ponorogo sangat rawan terjadi kecelakaan kedaraan roda dua,� terang Kapolres.

Adapun titik-titik lokasi yang dinilai rawan terjadi kecelakaan atau �black spot� di sepanjang jalur tersebut antara lain, daerah Ngalmes, Balerejo, Mejayan, dan Saradan (untuk jalur Madiun-Surabaya) serta daerah Geger dan Dolopo (untuk jalur Madiun-Ponorogo).

Kemudian, daerah rawan kriminalitas terdapat di sepanjang jalur Saradan-Caruban dan Caruban-Ngawi, dengan sejumlah titik lokasi di daerah Moneng, Saradan, dan Pilangkenceng. Sebab, daerah tersebut merupakan kawasan hutan dan minim penerangan.

�Di daerah tersebut rawan terjadi pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, serta penjambretan dengan modus pembajakan,� katanya.

Sedangkan, daerah rawan kemacetan terdapat di lokasi perlitasan Kaligunting, Caruban. Hal itu karena di daerah tersebut terdapat perlintasan kereta api sehingga terjadi penumpukan kendaraan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun AKP Ganang Nugroho, menambahkan, pemetaan wilayah tersebut bertujuan untuk mengetahui kesiapan jajarannya dalam mengamankan arus mudik dan balik lebaran yang berlangsung mulai tanggal 2-16 Agustus mendatang.

�Dengan demikian, diharapkan kecelakaan lalu lintas yang biasa terjadi di jalur �black spot� dapat dicegah. Kami juga telah menyiapkan sejumlah jalan alternatif yang dipastikan akan dipergunakan untuk mengurai kemacetan yang mungkin terjadi,� kata AKP Ganang.

Sementara, di wilayah Polres Madiun Kota para pemudik diimbau mewaspadai tiga lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Ketiga titik tersebut antara lain, sepanjang jalur Madiun-Solo (Jiwan), Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan Setia Budi.

�Bertambahnya titik rawan kecelakaan dari dua di tahun lalu menjadi tiga kali ini, seiring masukya dua polsek dari Polres Madiun ke Polres Madiun Kota,� ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota, AKP Kasiani.

Ia menambahkan, untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di dalam Kota Madiun, pihaknya akan memisahkan kendaraan tujuan jarak jauh langsung lewat jalan lingkar kota (ring road) sehingga tidak perlu masuk kota. Hal tersebut rawan terjadi karena Kota Madiun merupakan wilayah transit dan tujuan mudik. | antarajatim.com

Tuesday, July 30, 2013

Ngaku Anak Jenderal, Pengemudi Honda Jazz Paksa Petugas Buka Portal 'Busway'

Ngaku Anak Jenderal, Pengemudi Honda Jazz Paksa Petugas Buka Portal 'Busway' - Seorang pengendara mobil Honda Jazz memaksa petugas untuk membuka portal jalur bus transjakarta di Galur-Senen, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).

Hal itu seperti diinformasikan akun Twitter resmi unit pengelola Transjakarta Busway, @BLUTransJakarta, sekitar pukul 10.00 WIB.

"Pngndra mbl (mengaku anak jenderal) paksa ptgs buka portal utk msk jlr busway di Galur-Senen @TMCPoldaMetro," demikian tulis akun tersebut.

Posting-an ini pun mendapatkan respons dari sejumlah pengguna akun, salah satunya dari @mellhana, "@BLUTransjakarta @TMCPoldaMetro peraturan tetap lah peraturan! Bagus kalau pihak Traja tetep ga bukain ! Good Job ;)."

Respons lainnya disampaikan @riyanwahyudi, "@BLUTransJakarta @TMCPoldaMetro foto mukanya gak ada ini? Biar malu sekalian dia", dan @AnjarSolo1, "Anak jendral? Kelakuan kopral �@BLUTransJakarta mengaku anak jenderal, paksa ptgs buka portal utk msk jlr busway." | Kompas.com

Sunday, July 28, 2013

Astaghfirullah, Pemuda Mabuk Kacaukan Tadarus Al Quran di Mesjid

Astaghfirullah, Pemuda Mabuk Kacaukan Tadarus Al Quran di Mesjid - Seorang pemuda berandalan yang bergaya tengah mabuk menghentikan secara brutal kegiatan pengajian dan tadarus Al Quran di masjid lingkungan pondok pesantren Tambhilul Qofilun di Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kejadian Sabtu (27/7) malam itu juga disertai ancaman dari pemuda mabuk itu terhadap para santri yang tengah pengajian sebagai amalan malam bulan Ramadhan.

Wildan, salah seorang santri yang menjadi korban intimidasi pemuda mabuk bernama Agus Santoso (27) tersebut, mengungkapkan, peristiwa terjadi Sabtu (27/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB saat dirinya bersama sejumlah santri melakukan tadarus Alquran malam Ramadhan.

"Orang ini (Agus) tiba-tiba masuk dan merampas Alquran yang sedang saya baca dan membuangnya ke halaman Masjid," tutur Wildan.

Sejurus setelah merampas dan membuang Alquran, Wildan, pemuda berandalan yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau pengangguran itu mengancam beberapa santri yang ada di dalam masjid agar tidak melanjutkan kegiatannya mengaji (bertadarus).

"Katanya jika kami tidak mau berhenti akan dihajar hingga babak belur," imbuhnya.

Mengetahui hal itu, belasan santri lain yang berada di serambi masjid langsung masuk dan menyeret pelaku keluar. Agus diusir paksa meski sempat mencoba berontak. Tidak berhenti di situ, sejumlah pengurus dan takmir masjid yang mengetahui peristiwa itu tidak terima begitu saja.

Sejumlah warga juga marah dan nyaris melakukan pengeroyokan terhadap Agus yang masih dalam pengaruh alkohol. Beruntung aksi massa berhasil dicegah tokoh agama setempat sehingga Agus kemudian dilaporkan polisi atas tindakan penodaan agama yang dilakukannya.

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh membenarkan kejadian tersebut. Pelaku saat ini telah ditahan setelah dianggap cukup bukti sebagaimana keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tersebut. | republika.co.id

Friday, July 19, 2013

Kontroversi Soldatenkaffe, Kafe Bertema Nazi di Bandung Yang Mendunia

Kontroversi Soldatenkaffe, Kafe Bertema Nazi di Bandung Yang Mendunia - Untuk memikat pengunjung banyak kafe yang membuat konsep yang unik dan kontroversi. Di Bandung sebuah kafe tiba-tiba menjadi perhatian publik karena mengangkat tema Nazi pada interiornya. Bahkan kafe ini pun menjadi bahan liputan media asing.

Kontroversi kafe ini pun akhirnya sampai pada Pemkot Kota Bandung yang langsung mengusutnya. Beberapa media raksasa seperi Guardian  (Inggris), news.com.au (Australia), Huffingtonpost (AS) dan kantor-kantor berita lain mengangkat isu ini. Mereka mengutip pernyataan Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda soal pengusutan kafe tersebut.

Kafe yang diberi nama Soldatenkaffe ini terletak di Paskal Hypersquare ini memang bertemakan Jerman. Nama kafe ini sama dengan kafe yang pernah ada di Paris saat zaman Perang Dunia ke II. Di dinding kafe terpajang foto pemimpin Nazi Adolf Hitler dan simbol SS alias Schutzstaffel yang merupakan pasukan khusus yang dipimpin oleh Heinrich Himmler.

Logo kafe mirip dengan lambang Nazi, yakni gambar Elang Jerman atau biasa disebut dengan elang besi atau iron eagle. Sementara itu, Pemkot Bandung telah melayangkan surat pemanggilan kepada pemilik Soldatenkaffee terkait pemasangan lambang Nazi.

Sang pemilik, Mulyana, seperti diberitakan media asing tersebut menolak disebut melakukan pelanggaran. Dia pun mengaku hanya berbisnis. | dreamersradio.com

Tuesday, July 16, 2013

Edan!! Terinspirasi Game, Seorang Anak Tega Bunuh Ayah Kandungnya

Edan!! Terinspirasi Game, Seorang Anak Tega Bunuh Ayah Kandungnya - Entah apa yang ada di pikiran remaja Spanyol berusia 18 tahun ini. Andreu Coll Tur, Ia tega membunuh ayah kandungnya sendiri lantaran terinspirasi sebuah game Dead Rising.

Kejadian itu berlangsung saat Andreu bersama dengan seorang temannya, Francisco Abas Rodiguez menggunakan sebuah palu, vas bunga dan sebuah tongkat baseball yang sengaja di tancapkan puluhan paku-pakuan untuk menghabisi ayahnya. Andreu mengakui bahwa ia membunuh ayahnya dengan sebuah senjata yang digunakan oleh Chuck Greene, tokoh utama dalam game Dead Rising 2.

Sang pelaku, sudah menyiapkan senjata-senjata tersebut dua bulan sebelum ayahnya dibunuh. Namun ia menyangkal jika senjata-senjata tersebut sudah ia persiapkan untuk membunuh sang ayah.

Ia beralasan bahwa senjata yang ia buat hanya untuk bermain-main dengan temannya. Andreu bersama teman-temannya memang mengaku menggemari game berkonten kekerasan, dan Dead Rising 2 adalah salah satu favorit mereka.

Andreu Coll Tur rupanya tahu betul cara memanipulasi peristiwa sebenarnya. Polisi sempat terkecoh karena Andreu memaniuplasi TKP agar seolah-olah terjadi perampokan terhadap ayahnya. Belakangan, Andreu mengaku bahwa tindakannya itu juga terinspirasi dan ia dapatkan dari sejumlah game yang ia gemari.

Spiked Bat, senjata yang menginspirasi Andreu untuk membunuh ayahnya sebenarnya tidak hanya ada di game Dead Rising 2 saja, di sejumlah game lain seperti Dead Island, Saints Row: The Third, bahkan di game The Last of Us juga dipertontonkan senjata seperti ini. | liputan6.com

Kecelakaan: Bus Restu Hantam Truk, 1 Tewas & Puluhan Luka di Ponorogo

Kecelakaan: Bus Restu Hantam Truk, 1 Tewas & Puluhan Luka di Ponorogo - Kecelakaan lalu lintas antara bus sarat penumpang dan truk terjadi di jalan raya penghubung Kabupaten Ponorogo - Kabupaten Madiun Jawa Timur sekira pukul 04.00 WIB. Seorang tewas di lokasi kejadian dan puluhan lainnya luka dalam peristiwa itu.

Korban tewas adalah Khoriul, yang merupakan kenek Bus Restu jurusan Surabaya-Ponorogo. Saat kejadian, Khoirul terpental dari dalam bus dan tewas seketika. Semantara sopir, Amin, terjepit bagian depan bus yang ringsek. Petugas baru berhasil mengevakuasinya setelah setengah jam berselang. Amin terluka parah dan kakinya patah.

Korban lain juga datang dari para penumpang. Bus tersebut mengangkut 22 penumpang, dan keselurahannya terluka mulai dari ringan hingga serius. Para korban luka dan tewas kemudian dievakuasi ke RS Aisiyah Dr Sutomo, dan RS Darmayu Ponorogo.

Menurut keterangan saksi mata, kejadian berawal ketika truk yang berada tepat di depan bus berbelok ke kiri hendak masuk ke gudang. Lantaran jarak bus dan truk terlalu dekat, sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya menabrak meski sudah berupaya menghindar.

Tabrakan itu menyebabkan truk terguling, sementara bus oleng ke kiri dan baru berhenti setelah menabrak pohon di pinggiran jalan. Peristiwa itu terjadi di KM 6 jalan raya Ponorogo-Madiun di Desa/Kecamatan Babadan, Ponorogo.

�Dalam jarak beberapa meter, mengerem gak bisa. Akhirnya bus nabrak truk meski sempat berusaha menghindar. Truk terguling sementara bus nabrak pohon,� ujar Rohmat, seorang saksi mata di lokasi, Rabu (17/7/2013).

Diperkirakan kecelakaan terjadi lantaran sopir bus mengantuk, ditambah sebelum kejadian bus melanju kencang. Petugas Polres Ponorogo masih melakukan penyeledikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Kejadian itu juga menyebabkan arus lalu lintas di lokasi terganggu. | okezone.com

Saturday, July 13, 2013

Rizta Fransiska, Gadis Asal Ponorogo Hamil 7 Bulan, Dibunuh, Dibuang di Selokan

Rizta Fransiska, Gadis Asal Ponorogo Hamil 7 Bulan, Dibunuh, Dibuang di Selokan - Rizta Fransiska (17), seorang siswa SMKN 1 Ponorogo ditemukan tak bernyawa di sebuah selokan, tepat di bawah sebuah lantai sesek (anyaman bambu) sebuah warung tenda tepi Jalan Raya Ponorogo-Solo KM 11, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Sabtu (13/7/2013) dini hari tadi.

Saat ditemukan, mayat siswi Jurusan Multimedia Kelas XII SMKN 1 Ponorogo ini mengenaskan. Terbalut jaket merah dan baju putih polkadot serta celana jins, mayat Rizta Fransiska mengalami lebam di bagian wajah dan sekujur tubuh berlumuran darah. Di bagian dada ke perut terdapat batu berdiameter lebih dari 60 cm.

Diduga korban tewas karena dibunuh, tragisnya dari hasil autobsi kolrban juga dalam keadaan berbadan dua atau hamil kurang lebih lima bulan. "Diduga mayat yang ditemukan adalah korban pembunuhan. Tentang pelaku dan motif masih didalami," ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan, Sabtu (13/7/2013).

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebilah pisau berukuran sekitar 40 cm. Kedua benda ini langsung diamankan di Mapolres Ponorogo setelah jasad Rista Fransiska dievakuasi. Rizta tercatat sebagai warga Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, sekitar 3 km sebelah timur lokasi pembunuhan.

Jasad Rizta Fransiska di ruang jenazah RSUD Harjono Ponorogo saat divisum | lensaindonesia.com
AKBP Iwan Kurniawan, mengatakan, dugaan sementara, pembunuhan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku. Sebab, batu berukuran besar yang berada di atas tubuh korban cukup berat untuk diangkat oleh satu orang sendirian. "Mungkin saja, tapi kita belum bisa menyimpulkan seperti itu. Mungkin saja itu untuk mengaburkan modus pembunuhan yang sebenarnya," katanya.

Sementara itu dari informasi yang diperoleh beritajatim.com pembunuhan tersebut dilakukan di warung yang berada tidak jauh dari TKP ditemukannya mayat ABG tersebut. Hal tersebut diperkuat dengan adanya bercak darah di dalam warung tersebut. | beritajatim.com

Wednesday, July 10, 2013

Video: Ahmed Samir Assem, Fotografer Yang Ditembak Sniper Mesir Saat Bertugas

Video: Ahmed Samir Assem, Fotografer Yang Ditembak Sniper Mesir Saat Bertugas - Kekerasan terhadap wartawan juga santer terjadi di luar negeri. Dalam kerusuhan yang terjadi di Mesir akhir-akhir ini, seorang fotografer tewas tertembak sniper atau penembak jitu.

Fotografer bernama Akhmed Samir Assem itu bertugas untuk harian Al-Horia Wa Al-Adala. Ia adalah fotografer lepas yang meliput unjuk rasa para pendukung Morsi yang digulingkan dalam waktu dekat ini. Detik-detik terakhir tertembaknya Akhmed terekam dalam sebuah video. Video berdurasi 20 menit itu membuktikan kekejaman militer Mesir.

Diberitakan oleh Tempo.co, dalam video tersebut, terlihat seorang sniper atau penembak jitu yang mengenakan seragam tentara Mesir menembak ke arah kerumunan pada Senin pagi, 8 Juli 2013 lalu.

Sang penembak berada di ketinggian dan sejajar dengan Akhmed yang juga berada di atas sebuah gedung. Sniper beberapa kali menembakkan senjata ke arah kerumunan pendukung Presiden Mesir, Mohammed Morsi yang dikudeta.

Ketika peristiwa naas terjadi, Akhmed sepertinya tidak menduga bahwa ia akan menjadi sasaran dari sniper. Akhmed yang sedang bertugas terkena tembakan di bagian kepala hingga pemuda berumur 26 tahun itu tersungkur dan tewas. Kamera Akhmed tiba-tiba mati setelah ia tertembak.

Video penembakan sang fotografer tersebut disebarluaskan oleh Al-Ihkwan Al-Muslimin yang merupakan kelompok pendukung Morsi dalam konferensi pers yang digelar pada hari Rabu, 10 Juli 2013 kemarin.

Almarhum Akhmed Assem adalah lulusan Fakultas Komunikasi Universitas Kairo yang telah membidik sekitar 10 ribu lebih foto sejak menjadi fotografer tiga tahun yang lalu.

Ia bekerja untuk koran Al-Horia Wa Al-Adala yang merupakan koran resmi Partai Kebebasan dan Keadilan yang mendukung pemerintahan Morsi. | Tempo.co

Berikut adalah video detik-detik Akhmed Samir Assem tertembak sniper Mesir: